Connect with us

SBB

Usul Huamual Jadi Kota Kepulauan, Tiga Kali Perbaikan Berkas

PIRU,EKSPRESIMALUKU.com – Usulan Huamual menjadi kota kepulauan terus diperjuangkan. Berkas usul tersebut sudah di tangan Komisi A DPRD Provinsi Maluku. “Kita sudah masukan berkas ke DPRD bahkan ini yang ketiga kalinya sebagai penyempurnaan dari berkas pertama dan kedua“, Ungkap Abdul Rasyid Lisaholet, salah satu relawan pemekaran calon Kota Kepulauan Huamual, kepada EKSPRESIMALUKU.com, Jumat, (22/05/2015).
Tambahan kelengkapan  berkas pertama dan  kedua  telah dilengkapi dengan berkas  Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari setiap desa yang mendukung pemekaran calon Kota Kepulauan Huamual.
Pekan depan, kata mantan ketua Panwaslu SBB ini, DPRD Maluku akan lakukan rapat paripurna terkait dengan 12 daerah Otonom baru termasuk di dalamnya Kota Kepulauan Huamual yang akan dibahas DPRD Propinsi Maluku.
Saat ditanya soal dukungan calon Kota Kepulauan Huamual, dirinya mengakui, seluruh masyarakat Huamual sangat mendukung begitu pula Badan Permusyawaratan Desa yang sangat mengapresiasi pemekaran Huamual. “Seluruh masyarakat Huamual sangat mendukung pemekaran ini begitupun BPD disetiap Kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Huamual, Kecamatan Waesala, Kecamatan Manipa dan calon Kecamatan Buano“, aku Lisaholet.
Lanjut Dia, secara umum, letak geografis dan rentang kendali menjadi tolak ukur. Masyarakat menginginkan agar Huamual dapat berdiri sendiri dalam artian dapat memiliki Kota Kepulauan. Sebab dari dulu hingga sekarang, pembangunan belum menyentuh sampai akar bawah termasuk pembangunan infrasruktur. “Semua akses jalan yang ada di Huamual hingga saat ini masih terisolasi. Baik antar desa maupun ke kota kecamatan. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi di Huamual tak dapat berjalan sebagaimana mestinya“, jelas Lisaholet.
Dari dulu, Huamual sangat kaya akan hasil alamnya. Baik hasil pertanian, perikanan serta hasil hutan yang begitu melimpah. Namun, daerah tersebut tida diperhatikan dan ini berdampak terhadap kehidupan dan kesejahteraan Huamual. (EM.Aswad-TIM).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in SBB