Connect with us

Pendidikan

UNBK di Maluku Hanya Diikuti Delapan Kab /Kota

Laporan : Ekspresi

AMBON,EKSPRESIMALUKU.com- Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2017 di Maluku,  hanya siap diikuti  delapan kabupaten/kota yakni Kota Ambon, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat (SBB), Buru, Maluku Tenggara (Malra), Kota Tual, Maluku Tenggara Barat (MTB), dan Kepulauan Aru.

Sementara Tiga Kabupaten/Kota Seram Bagian Timur (SBT),Maluku Barat Daya (MBD) dan Buru Selatan (Bursel) yang belum mengikuti UMBK, Hal ini diungkapkan  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Saleh Thio di Ambon, Senin (27/02/2017).

Dari 99 sekolah unggulan di Maluku untuk jenjang SMP, SMA/SMK Sederajat, yang benar – benar siap melaksanakan UNBK terdiri dari 39 SMP, 25 SMA, dan SMK 35.

Kata Kadis, “Berdasarkan data tersebut, kita masih melakukan verifikasi supaya data ini betul – betul valid, karena dari 99 sekolah itu difinalisasi menjadi 74 sekolah, bahkan hari ini ada tiga sekolah yang mengundurkan diri, hingga tersisa 71 sekolah saja yang siap UNBK di Maluku untuk jenjang SMP, SMA/SMK Sederajat”.

Dengan demikian, sekolah penyelenggara yang tahun 2016 lalu melaksanakan UNBK kurang lebih 20 sekolah itu tetap UNBK tahun 2017 ini baik itu untuk jenjang SMP, SMA/SMK Sederajat di Maluku.

“Tim kita dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi akan turun ke kabupaten/kota dalam pekan ini untuk memverifikasi lagi sekolah – sekolah mana saja yang telah siap UNBK,”Ujarnya.

Dikatakan, jumlah siswa seribu lebih itu disesuaikan dengan mata pelajaran umum maupun wajib, sementara tim kita turun harus mendapatkan data – data yang valid, sehingga final persiapan sebelum UN dilaksanakan pada bulan April dan Mei mendatang.

“Hasil dari verifikasi data itu akan diketahui jumlah peserta ujian dan jenjang SMP, SMA/SMK Sederajat berapa orang, begitu juga dengan ujian kertas per kabupaten/kota,”Tuturnya.

Diharapkan, hasil UN tahun 2017 ini baik itu UNBK maupun ujian kertas nilainya dapat naik diatas 5,5 bukan dibawah 5, 5.

Dimaksudkan agar guru – guru mata pelajaran ujian dapat meningkatkan kompetensinya dan merubah mainsetnya sehingga hasil ujian dapat naik. Karena dari hasil evaluasi UN tahun 2016 lalu, Maluku berada pada peringkat ke-29.

“Mudah – mudahan tahun ini Maluku bisa berada pada posisi peringkat ke-20 itu sudah bagus, dan yang pasti nilai ketuntasan itu banyak,”Jelasnya (ADN )

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Pendidikan