Connect with us

Ambon

Tiga Negara Minat Bangunan Pelabuhan Kontainer Tulehu-Waai

Google image

Laporan : Ekspresi

AMBON,EKSPRESIMALUKU.com-
Rencana pembangunan pelabuhan Kontainer Waai – Tulehu, menarik perhatian tiga negara luar.

“Ada tiga negara yang sementara ini ingin membangun pelabuhan tersebut yakni Uni Emirat Arab, Jepang dan Belanda,”ujar Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelabuhan PT. Pelindo IV (Persero), Farid Padang, kepada wartawan di Ambon, Kamis (23/11/2017).

Namun dirinya belum memastikan negara mana yang bakal mendapatkan kesempatan tersebut. Pasalanya siapa yang paling cepat, maka negara itulah yang bakal mendapatkan kesempatan tersebut. dengan memperhatikan segala aspek terlebih dahulu.

“Jadi mana yang punya waktu tercepat, kajiannya yang fleksibel, maka dia yang akan kami pilih. Jadi istilahnya kami akan lakukan semacam road show atau uji minat terhadap negara-negara yang berminat. Dan prioritas dan bagi hasil dengan daerah dan kita, maka dia akan berinvestisi,”jelasnya

PT Pelindo IV sendiri menurut Padang menargetkan pembuatan Detail Enginering Desaign (DED) Pelabuhan Kontener Tulehu-Waai akan dimulai Tahun 2018.

Menurutnya, jika masalah pendanaan pembangunan Pelabuhan kontener Tulehu-Waai telah selesai, maka Pelindo akan segera membuat perjanjian antara Pelindo, Pemerintah Daerah serta pihak Investor.

“Pelabuhan Waai kalau pendanaannya sudah clear, kami (Pelindo-red) akan segera buat perjanjian antara tiga pihak. Pelindo dengan pemerintah daerah, juga dengan pihak investor,”sambungnya

Selain itu, Pelindo juga masih menunggu, hasil kajian dari tiga negara yang ingin membangun pelabuhan tersebut.
“Kita akan lihat dari tiga negara itu mana yang punya waktu tercepat, juga kajiannya akan kita lihat,” tegasnya.

Farid mengatakan, tahun depan ditargetkan DED untuk pembangunan Pelabuhan Tulehu-Waai sudah harus dibuat.
“Targetnya tahun depan itu kita sudah harus DED,”Ujarnya.

Pelabuhan Konteiner Tulehu-Waai merupakan satu dari 11 Proyek Prioritas Nasional di Maluku.

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Ambon