Connect with us

Malteng

Status Tanah Jadi Kendala Pengembangan Pariwisata Malteng

MASOHI,EKSPRESIMALUKU.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) telah melakukan sentuhan objek pariwisata yang ada di bumi Pamahanu Nusa yang merupakan kabupaten tertua di Provinsi Maluku. Dari data yang diperoleh, terdapat 174 titik destinasi wisata di Maluku Tengah yang masuk dalam kriteria penilaian.
“ Ada 174 titik destinasi wisata di Maluku Tengah yang sudah masuk dalam database kita. Untuk pengembangannya kita nilai berdasarkan tiga tipe yakni, Tipe A, Unggulan, Tipe B, Menonjol dan Tipe C, Potensial “, Jelas Kepala Dinas Kebuadayaan dan Pariwisata Maluku Tengah, Abraham Toisutta yang ditemui diruang kerjanya, Senin, (28/11/2016).
Kepada EKSPRESIMALUKU.com, Toisutta mengatakan, kendala yang dihadapi dilapangan saat ini adalah menyangkut hak atau status tanah. Hal ulayat masyarakat Maluku menjadi kendala pengembangan sector pariwisata di Maluku Tengah.
“ Hak Ulayat yang menyangkut status kepemilikan tanah adat menjadi kendala dilapangan. Ini yang menjadi faktor pembangunan sektor pariwisata di Maluku Tengah terhambat. Rata-rata objek wisata berdiri di atas lahan adat yang membuat proses pembangunan pariwisata terhambat “, Ungkap Toisuta
Dirinya berharap, masyarakat dapat bekerjasama dalam mengembangan potensi wisata bersama pemerintah. Sehingga pertumbuhan ekonomi pariwisata dapat menjadi modal untuk mensejahterakan rakyat dan tentunya memberi asupan bagi Pemerintah Kabupaten dan Provinsi. (EM-Fatah)

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Malteng