Laporan:Memet
PIRU,EKSPRESIMALUKU,com – Kordinator/ Penasehat Bidang Daya Saing SDM Inovasi Teknologi dan Riset Kementrian Kelautan dan Perikanan, Prof Dr Rokhmin Dahuri MS menyatakan, potensi perikanan di Kabupaten Seram Bagian Barat sangat terbesar di Maluku, karena itu, pantangannya adalah, bagaimana mentransformasikan potensi perikanan tersebut menjadi penghasilan bagi Masyarakat Nelayan SBB dalam mencapai tingkat kesejahteraan.
Rokhmin yang ditemui awak media, usai kegiatan Seminar Pembangunan Daerah Sektor Kelautan dan Perikanan, yang berlangsung di Gedung Pertemuan Utama, lantai III, Kantor Pemerintah Daerah SBB, Desa Morekau, Kota Piru ,pada Kamis, (4/3/2021) mengungkapkan, lima management inti yang harus didorong bagi kemajuan sektor perikanan di Kabupaten bertajuk saka mese nusa
Kelima management tersebut, pertama pemanfaatan teknologi baik untuk perikanan tangkap maupun budidaya, teknik dan cara penangkapan ikan yang baik, pembangunan infrastruktur perikanan yang memadai baik berupa pelabuhan pendaratan ikan maupun pabrik pengolahan ikan, Peningkatan SDM bidang Perikanan, serta motivasi dan etos kerja
Terkait motivasi dan peningkatan etos kerja Masyarakat Nelayan yang ada, pimpinan Departemen di masa kabinet Gotong Royong di bawah kendali Presiden Megawati Sukarnoputri itu, juga menandaskan, fenomena banyaknya Desa Nelayan milik pendatang yang lebih berkembang ketimbang penduduk asli. Katanya
Karena itu, pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat Kelautan dan Perikanan Kadin ini, meminta Masyarakat Nelayan SBB untuk bangkit , jangan malas atau cuek, tetapi harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan serta etos kerja yang tinggi,
“karena Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum, kalau kaum itu tidak mau berubah”ucapnya mengutip salah satu ayat kitab suci.
inti kelima, adalah Pendanaan, Lanjut Pria kelahiran Desa Gebang Mekar (Cirebon) itu menyatakan, dirinya akan membantu Bupati SBB dalam hal finansial guna mendukung pembangunan sektor perikanan di Kabupaten ini
” Karena kalau berharap dari APBDnya, tidak cukup, karena itu Saya akan membantu dari segi perbankan, investor yang baik, hingga seterusnya juga investasi swasta” jelasnya