Connect with us

Kec. Amahai

Soahuku Panggel Pulang, Wujud Dari Pelestarian Budaya

AMAHAI,EKSPRESIMALUKU.com – Kerukunan hidup orang Maluku tidak dapat dilepas pisahkan dari adat dan budaya Pela Gandong yang telah melekat sejak dulu. Hal tersebut disampaikan Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaff saat membuka acara Soahuku Panggel Pulang Mangente Negeri 2016 yang berlangsung di lapangan Nunusaku, Desa Amahai, Maluku Tengah, Rabu (28/12/2016).
” Pela Gandong yang telah mengakar merupakan budaya asli orang Maluku antara Salam (Islam) dan Sarane (Kristen). Ini perlu dilestarikan sebagai icon yang patut di contohi dunia”, Ujar Assagaff.

Dirinya mengapresiasi acara Soahuku Panggel Pulang. Dimana lewat momen tersebut dapat membawa daya tarik wisatawan lokal dan mancanegara jika dikembangkan dan dikenalkan  ke khalayak umum.

Sementara itu Penjabat Bupati Maluku Tengah, Muhammad Saleh Thio mengingatkan, agar sejarah, adat dan budaya Negeri Soahuku yang dirangkaikan dalam acara Soahuku Panggel Pugub-di-malteng-desemberlang menjadi kekuatan masyarakat Soahuku dalam membangun Negeri (Desa).
” Sejarah, adat dan budaya Negeri Soahuku merupakan warisan leluhur yang patut dijaga dan dilestarikan oleh anak cucu sebagai wujud dari kecintaan membangun bangsa “, Tutur Thio.
Dirinya berharap, agar masyarakat Soahuku dapat terus menciptakan dan memupuk rasa persaudaraan dan kebangsaan. Sehingga, terjalin keharmonisan di Negeri yang berjuluk Lilipori Kalapessy itu. (EM-Fat)

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Kec. Amahai