Connect with us

Malteng

Sepekan, Kapal Ferry Masohi-Hunimua Tidak Beroperasi

Foto:Ekspresi Maluku

Laporan:Fatah

MASOHI,EKSPRESIMALUKU.com – Sudah sepekan, kapal Ferry yang melayari rute Masohi-Hunimua maupun sebaliknya tidak beroperasi. Informasi yang diperoleh dari sejumlah warga, KMP Temi yang biasanya melayari rute Masohi-Hunimua kini ditarik ke Pelabuhan Ferry Galala, Ambon.

Hamsi, pedagang kios yang ditemui di Dermaga Ina Marina Masohi, Senin, (27/08/2018) menyebutkan, sudah seminggu, KMP Ferry Temi yang melayari rute Masohi-Hunimua, Hunimua-Masohi tidak beroperasi.

“ Su satu minggu labe sampe skarang Ferry balom masuk ni. Katong dengar itu, Ferry ada ka Galala muat penumpang ka Namlea “, Tutur Hamsi dalam bahasa daerah.

Akibat dari tidak beroperasinya Ferry, Dirinya memilih menutup kios, lantaran tidak adanya pendapatan dari dagangannya. Dirinya berharap,, Kapal Ferry kembali beroperasi. Sehingga aktifitas penyeberangan dapat kembali normal seperti biasanya.

Warga lainnya, Wa Daya, merasa kecewa lantaran Ferry Hunimua-Masohi ditarik melayari rute Galala-Namlea. Akibatya, warga Maluku Tengah harus kembali melintasi kurang lebih 2-3 jam perjalanan darat dengan kendaraan. Itupun setelah 2 jam menyeberang laut dengan Kapal Ferry dari Pelabuhan Hunimua, Ambon, menuju Pelabuhan Waipirit, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

“ Saya sering menyeberang dengan Kapal Ferry dari Masohi atau Hunimua-Liang. Sebab di Ferry bisa istirahat sambil tiduran. Tidak lagi lintas darat. Kalau Ferry tidak ada seperti ini berarti ASDP tidak konsisten “, Ungkap warga Tehoru tersebut saat mengantri di Pelabuhan Hunimua, Liang. Senin, (20/08/2018).

Informasi yang diperoleh EKSPRESI MALUKU, KMP Temi dialihkan ke Pelabuhan Galala akibat adanya penumpukan penumpang serta kendaraan dengan rute tujuan Namlea, Pulau Buru.

“ Belum tau pasti, kapan Kapal Ferry Temi bisa kembali beroperasi “, Singkat salah seorang pegawai Dishub Maluku Tengah yang enggan namanya disebut.

Kendati demikain, jika KMP Temi dialihkan ke Galala, pihak ASDP Cabang Ambon seharusnya menyiapkan Ferry pengganti. Sehingga aktifitas penyeberangan laut di Dermaga Ina Marina , Kota Masohi tidak terbengkalai.

Selain pengalihan KMP Temi ke Pelabuhan Galala, Kota Ambon karena penumpukan penumpang. Dugaan lain, pihak ASDP alami penurunan pendapatan. Buntut dari minimnya pengguna jasa penyeberangan laut menggunakan kapal Ferry pada rute Masohi-Hunimua maupun sebaliknya.

Hingga berita ini dimuat, Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Bupati maupun Dinas Perhubungan Maluku Tengah belum bersedia memberi komentar.

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Malteng