Connect with us

Ambon

Selesaikan Konflik Tuhaha – Sirisori Amalatu, Dua Raja Bertemu Gubernur

AMBON, EKSPRESIMALUKU.com – Guna menyelesaikan konflik antar kedua negeri di Kecamatan, Saparua Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), yakni Negeri Tuhaha dan Negeri Sirisori Amalatu, Bakudapa Gubernur Maluku, Said Assagaff. Dua raja ini dipertemukan oleh Bupati Malteng, Abua Tuasikal di kantor Gubernur Maluku, Senin (22/6/2015).
Menurut Abua Tuasikal, pertemuan antara Gubernur Maluku dengan ke dua raja ini, hanya untuk menyelesaikan persoalan yang di dua desa tersebut.
“Saya (Bupati red) hanya memfasilitasi pertemuan ini, jadi pertemuan antara Gubernur dan kedua raja ini hanya untuk menyelesaikan konflik yang belum terselesaikan itu,” Kata Abua kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Jalan Pattimura Ambon.
Sebelumnya, sudah ada kesepakatan antara kedua pemimpin desa untuk bertemu langsung dengan Gubernur Maluku dan Bupati Malteng, guna menyelesaikan persolana tersebut. Ditambahkan, untuk menutup ruang konflik itu, maka penyelesaian masalah juga akan dilakukan dengan tatanan adat, dan agama.
“Kita harus betul-betul menutup ruang itu agar tidak lagi terjadi, olehnya itu, bersama-sama sudah disepakati untuk melakukan perdamaian secara tatanan adat, serta menghadirkan ketua majelis jamaat dari kedua jemaat yang ada di Sirisori Amalatu dan Tuhaha, sehingga persoalan tersebut tidak akan berkepanjangan,” jelasnya.
Menurutnya, penyelesaian persoalan yang berawal dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pahlawan Pattimura yang digelar di Saparua mengakibatkan adanya gesekan antara peserta kegiatan yang berujung pada konflik antar kedua negeri di Saparua harus diselesaikan secara adat sehingga situasi di saparua akan aman dan damai.
“Persoalan ini harus diselesaikan secara cepat dan tepat sehingga apabila ditahun akan datang perayaan HUT Pattimura akan dilakukan di Saparua dimana tempat kelahirannya akan dilaksanakan dirakayakn dengan aman dan damai, karena hakekat dari perpindahan perayaan HUT Pattimura dari kota Ambon ke Saparua agar dapat mencapai titik klimaks dari HUT itu sendiri,” tuturnya. (ato-han)

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Ambon