Connect with us

Ambon

Panwaslu Kota Ambon Ingatkan Calkada dan Parpol Tak Libatkan Anak Ikut Kampanye

AMBON,EKSPRESIMALUKU.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) mengingatkan partai politik dan pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kota Ambon tidak melibatkan anak-anak dalam kampanye terbuka yang mulai berlangsung 28 Oktober.

“Jika ada indikasi mobilisasi anak-anak, kampanye atau rapat umum terbuka akan langsung kami hentikan,” Kata Ketua Panwaslu Kota Ambon, Jen Latuconsina kepada wartawan di Ambon, Kamis (27/10/2016).

Dia menjelaskan, larangan melibatan anak-anak dalam kampanye terbuka sudah diatur jelas dalam Peraturan KPU Nomor 15, yang menyebutkan pelarangan mobilisasi peserta kampanye yang belum mempunyai hak pilih atau belum memenuhi syarat.

Menurut Jen, dalam UU Pemilu memang tidak ada sanksi yang mengatur larangan itu. Tetapi, dalam teknis pelaksanaan kampanye, Panwaslu bisa langsung mengeluarkan rekomendasi penghentian rapat umum jika ada anak-anak yang dilibatkan dalam kampanye.

Secara kasat mata, bebernya, keterlibatan anak-anak mudah sekali diketahui. Panwaslu tidak akan menerima alasan apapun untuk hal ini. “Kadang ada yang membawa anak kecil hanya karena alasan tidak ada yang menjaga di rumah. Selain itu ada juga anak-anak sekolah atau remaja yang pakai baju bebas ikut konvoi,”Cetusnya.

Untuk itu, paslon dan parpol diimbau untuk mengantisipasi pelanggaran ini dan memastikan simpatisannya tidak ada yang masih dibawah usia hak pilih. Latuconsina tak memungkiri praktek tersebut bisa saja terjadi. Mobilisasi terhadap masyarakat umum termasuk yang belum memiliki hak pilih bisa saja terjadi.

“Maka sejak awal kami menghimbau masyarakat atau simpatisan yang mau ikut kampanye jangan membawa anak-anak. Parpol atau paslon sudah tahu aturan ini jadi kami juga minta agar caleg bisa mengimbau kadernya untuk tidak melibatkan anak-anak dalam kampanye” Tegasnya. (EM-ADN)

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Ambon