Connect with us

Ambon

Mulai 1 Juli 2016, Penunggak Premi BPJS Kesehatan Kena Denda

AMBON, EKSPRESIMALUKU.com-Terhitung mulai 1 Juli 2016 setiap penunggak premi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dikenakan denda 2,5 persen dari total biaya perawatan. Hal ini diungkapkan Direktur Utama BPJS Kesehatan Cabang Ambon Fachmi Idris, Senin (30/05/2016) .

“Kendati ketentuan denda 2 persen per bulan dihapuskan dan 2,5 persen diperlakukan dihitung berlaku sejak 1 Juli mendatang dan resmi peserta penunggak premi BPJS Kesehatan harus menunggu lebih dari 45 hari sejak tunggakkan dilunasi untuk bisa dirawat di Rumah Sakit (RS) jika tidak ingin terkena denda tersebut”.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menegaskan per 1 April 2016 setiap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang menunggak premi tidak akan dilayani oleh Puskesmas dan rumah sakit.

menjelaskan ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Jaminan Kesehatan Nasional, yang merupakan revisi dari Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2016.

Menurut Fachmi , substansi perubahan dari Perpres Jaminan Kesehatan bukan hanya mengenai kenaikkan iuran premi, melainkan juga menyangkut soal perbaikan pelayanan, serta instruksi untuk melakukan tindakan preventif.

“Kalau Pepres sebelumnya ada denda 2 persen per bulan, sekarang dihapus. Tapi kalau dia menunggak lebih dari satu bulan atau sampai tanggal 10 setiap bulannya tidak membaya premi, dia langsung tidak dapat dilayani, hal ini hanya berlaku bagi pasien rawat nginap dan tidak berlaku bagi pasien rawat jalan,” Ujar Fachmi (EM-AND)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Ambon