Connect with us

Ragam

Kekayaan Tidak Wajar, GMPLK Tuntut Kejagung RI Usut Dugaan Korupi Kades Waepoti

Laporan:Ekspresi Maluku

JAKARTA,EKSPRESIMALUKU.com – Puluhan Mahasiswa dan Pemuda yang tergabung Dalam Gerakan Mahasiswa Dan Pemuda Lawan Korupsi (GMPLK) menggelar aksi demo di depan Kantor Kejagung RI, Jakarta Selatan terkait penanganan kasus Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang menggurita di kabupaten Buru,Provinsi Maluku.

Para pendemo menyesalkan tindakan lambat dari pemerintah kabupaten dalam hal ini inspektorat yang sekan tutup mata memberantas korupsi

Irawan, salah satu koordinator aksi yang dihubungi via WhatsAp membenarkn aksi demo yang mereka gelar di depan gerbang Kejagung RI. Jumat, 06/03/2020.

“ Kamumendesak kepada Kejagung RI segera perintahkan Kejati Maluku agar membentuk tim investigasi alokasi anggaran Dana Desa (DD) di Kabupaten Buru. “, Pungkasnya.

Pendemo menilai kejaksaan Negeri Buru gagal dalam menuntaskan penanganan kasus hingga awal tahun 2020. Seperti kasus dugaan tindak pidana korupsi, Dana Desa Waepoti atas dugaan kerugian negara dan memperkaya diri yang dilakukan Kades setempat.

” Kekayaan yang dimiliki oleh oknum kepala desa Waepoti tentu menimbulkan pertanyaan dari mana sumber keuangan untuk pembelanjaan 4 Unit Mobil,4 unit motor dan rumah mewah sekelas pejabat Negara “, Jelasnya

Gerakan Mahasiswa dan Pemuda  Lawan Korupsi ( GMPLK) menyampaikan poin tuntutan dia antaranya, Meminta Kejari segera lakukan investigasi internal dan memanggil oknum kepala desa yang memiliki kekayaan tidak wajar.

Selain itu, mendesak Kejagung RI segera perintahkan Kejati Maluku agar membentuk tim investigasi alokasi anggaran Dana Desa di Kabupaten Buru, salah satunya Desa Waepoti termasuk memproses Kades setempat.

” GMPLK layangkan mosi tidak percaya jika kasus-kasus praktek korupsi masih terjadi karena lemahnya pengawasan dan monitoring keuangan negara. Khusunya di Kabupaten Buru.  Aksi ini akan berlanjut Rabu depan dengan jumlah massa yang lebih banyak “, Tandas Irawan.

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Ragam