Connect with us

Ambon

Jelang Natal Disperindag Gelar Pasar Murah

15571076_590499037825545_875743558_n

AMBON,EKSPRESIMALUKU.com- Menjelang hari besar keagamaan Natal 25 Desember tahun 2016, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, menggelar pasar murah pada  tanggal 13-17 Desember di pelataran lapangan merdeka Ambon.
Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua mengatakan pasar murah merupakan kegiatan rutin Pemerintah Provinsi Maluku setiap tahun menyambut  hari-hari Besar Keagamaan.

 “Melalui Pasar Murah ini kita mau berbagi hidup dengan sesama kita yaitu masyarakat khususnya masyarakat Kristiani yang sebentar nanti akan merayakan hari Natal 25 Desember 2016, dimana tentunya sangat membutuhkan uluran tangan kita, sehingga bazaar Natal ini paling tidak akan dapat membantu meringankan beban hidup masyarakat dalam menghadapi hari-hari yang semakin berat,”Ujar Sahuburua.
Di sisi lain melalui kegiatan pasar murah/bazaar Natal ini, dirinya berharap akan tercipta komunikasi, transaksi dan interaksi yang harmonis dalam menjalin rasa kebersamaan dan sepenanggungan, dengan demikian akan mempererat tali persaudaraan sebagai orang Maluku basudara yang hakiki dan sejati.

 Hal ini tentu sejalan dengan tema Natal tahun ini “Natal Kristus: Karya Damai Sejahtera Allah Hadir Bagi Semua (Lukas 2:14), tema ini sesuai dengan harapan dan Nawa Cita Presiden Kita sekarang yang harus hidup rukun dan damai sesama umat beragama atau pela dan gandong bagi kita masyarakat Maluku.

Dijelaskan, kebersamaan dalam tali persaudaraan yang tulus dan hakiki tersebut akan memberikan kontribusi  bagi Pemerintah Daerah Maluku. Oleh karena itu tekad dan niat Pemerintah Provinsi Maluku  menciptakan peluang dan kesempatan agar kegiatan-kegiatan pembangunan terus bergerak dari periode ke periode menuju tatanan kehidupan yang kita dambakan yakni kehidupan yang sejahtera, religius, adil, dan makmur bagi masyarakat provinsi seribu pulau ini, untuk itu kesamaan pandang, tekad dan niat dalam menciptakan peluang dan kesempatan tersebut adalah menjadi lebih penting lagi apabila kita menyadari bahwa kita telah memasuki era pasar bebas baik regional maupun internasional.

Tambahnya diperlukan optimalisasi sumber daya dalam tatanan Otonomi Daerah dan mengarahkannya pada penguatan kemandirian lokal dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia guna melahirkan penguatan daya saing dalam era globalisasi dan perdagangan bebas yang semakin kompetitif tersebut
Di lokasi yang sama dalam laporan kegiatan pasar murah Pelaksana Tugas. Leni Lohenapessy yang di bacakan Kepala Bidang Perdagangan luar Negeri Bustaman Ohorella , mengatakan
pasar murah di laksanakan -17 Desember dan sejak tanggal 13 secara mobile di dua Kecamatan yakni Kecamatan Leihitu dan Kecamatan Salahutu pada tanggal 14 dan 15 Desember 2016 kegiatan yang sama pula di adakan di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku.

Dikatakannya,pasar murah ini untuk membantu masyarakat yang akan merayakan Natal guna memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau , juga memberikan kesempatan kepada para distributor untuk menyediakan dan menjual bahan kebutuhan bahan pokok dengan harga dibawah harga Distributor dan sebagai sarana untuk memperkuat tali silaturahmi antar sesame Orang basudara di Maluku khususnya di Kota Ambon.

Ada 10 distributor turut terlibat secara langsung menyediakan barang kebutuhan masyarakat diantaranya, CV.Gema Rejeki, FA.Bandil,CV Karya Indah,PT.Bintang Sakti semesta, Bulog Drive Maluku, PT.Indofoo Sukses Makmur,CV, Makmur Abadi ,FA Murni Utama, dan PT.Padimas Prima .
Dirinya bahkan menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di sekitar lokasi pasar murah, agar dapat berbelanja dan menggunakan layanan yang ada tersebut. Sehingga kebutuhan masyarakat yang berpenghasilan rendah, dapat dipenuhi.
Dalam pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi ini, sudah menjadi agenda rutin tahunan yang dilakukan menjelang perayaan hari besar keagamaan. Namun cenderung hanya kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah.
Oleh karena itu, bagi masyarakat yang merasa dirinya memiliki penghasilan yang lebih, dihimbau untuk berbelanja secukupnya.

 “Bagi masyarakat yang berpenghasilan diatas rata-rata, dihimbau untuk tidak berbelanja banyak, karena pasar murah diperuntuhkan kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah,” ( EM-ADN)

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Ambon