Connect with us

Ambon

Gubernur Lauching Kampanye 16 Hari Kekerasan Terhadap Perempuan

Laporan : Ekspresi

AMBON,EKSPRESIMALUKU.com-Gubernur Maluku Said Assagaff  yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku Margaretha Samson Launching kampanye 16 hari kekerasan terhadap Perempuan yang berlangsung di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Sabtu (25/11/2017)

Dalam sambutannya Gubernur Maluku mengatakan bahwa tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak masih selalu ada dan terjadi di sekitar kita, baik itu kekerasan secara fisik, psikis, sosial ekonomi dan budaya masih menjadi fakta sosial yang membutuhkan kesungguhan dan totalitas perjuangan kita semua , sebab itu kampanye 16 hari kekerasan terhadap perempuan ini merupakan langkah tepat dan strategis untuk terus menerus berjuang mengatasi berbagai tindakan kekerasan terhadap perempuan.

Dia menambahkan kegiatan ini bukan hanya sebagai momentum saja namun gerakan ini harus menjadi gerakan tiap hari selama kekerasan itu masih terjadi, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkayan upaya panjang dan serius, untuk itu butuh kerjasama semua stekholder untuk sama-sama berantas kekerasan terhadap perempuan dan anak, harapnya.

Di lokasi yang sama Direktur Gasira lembaga kajian dan advokasi untuk pemberdayaan perempuan di Maluku Lies Marantika mengatakan , Launching kampanye 16 hari kekerasan terhadap Perempuan dan dan peluncuran catatan tahunan (Catahu) tentang kekerasan terhadap perempuan tahun 2017 merupakan upaya pertama yayasan Gasira Maluku untuk mempublikasikan fakta KTP Yang di tandatanganinya tahun 2016 dan 2017.

Marantika menjelaskan Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan merupakan Kampanye 16 hari untuk mendorong upaya-upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan.

“Sesuai data yang kami peroleh dari Polres Pulau Ambon dan PP Lease tahun 2017, kekerasan dalam Rumah Tangga yang paling tertinggi dan di susul oleh kasus Pemerkosaan terhadap Perempuan,”Ungkap Marantika.

Rentang waktu yang dipilih tersebut, jelasnya, telah ditetapkan secara Nasional, dalam rangka menghubungkan secara simbolik antara kekerasan terhadap perempuan dan HAM, serta menekankan bahwa kekerasan terhadap perempuan merupakan salah satu bentuk pelanggaran HAM.

Launching kampanye 16 hari kekerasan terhadap Perempuan bertujuan agar muncul kesadaran terhadap perempuan merupakan pelanggaran hukum , pengingkaran terhadap nilai-nilai budaya yang sangat menaruh hormat kepada Perempuan .

“Kampanye 16 hari ini akan berlangsung pada tanggal 25 November sampai dengan Tanggal 10 Desember 2015 yang berlangsung di kota Ambon, Kabupaten Buru dan Kabupaten Seram Bagian Barat,” katanya.

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Ambon