Connect with us

Ambon

Dunia Usaha dan Industri Rekrut 90% Lulusan SUPM Waiheru

AMBON,EKSPRESIMALUKU.com-Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPSDM KP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Suseno Sukoyono, mewisuda 117 lulusan Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Waiheru, Ambon, Senin (8/6/2015) .
Menurut Suseno, pengembangan SDM kelautan dan perikanan, bukan hanya tanggung jawab KKP, tetapi juga merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah provinsi, kabupaten, dan kota, serta seluruh masyarakat.

Sistem perekrutan peserta didik sekolah perikanan adalah sebesar 40% anak pelaku utama kelautan dan perikanan (nelayan, pembudidaya dan pengolah ikan, serta petambak garam) yang kurang mampu, 40% masyarakat umum, dan 20% mitra kerja sama.

Suseno mengatakan satuan pendidikan KKP menggunakan sistem pendidikan vokasi dengan pendekatan teaching factory yang didukung sarana prasaran modern sebagaimana dunia usaha dan industri sesungguhnya. Porsinya sebesar 70% praktek dan 30% teori untuk pendidikan menengah dan 60% praktek dan 40% teori untuk pendidikan tinggi.

“Satuan pendidikan KKP didirikan dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kerja sektor kelautan dan perikanan, karena itu setiap satuan pendidikan memiliki wilayah kerja. Wilayah kerja SUPM Waiheru meliputi Provinsi Maluku dan Maluku Utara. SUPM ini, walaupun secara organisatoris merupakan unit kerja vertikal dari KKP, namun keberadaannya, secara umum mendukung pembangunan nasional di bidang pengembangan  SDM  kelautan dan perikanan di Kabupaten/Kota di kedua provinsi tersebut,”Tutur  Suseno .

Dalam siaran persnya,  humas  Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan menyampaikan, sebanyak 105 dari 117 lulusan (90%) yang diwisuda ini telah direkrut sebelumnya oleh berbagai perusahaan dalam dan luar negeri sebelum prosesi wisuda tanpa sempat menganggur.
Mereka direkrut PT. Budi Agung Binatara sebanyak 24 orang sebagai Anak Buah Kapal (ABK) dan tenaga budidaya perikanan di Jepang; PT. Marindo Jaya Abadi sebanyak 13 orang  sebagai ABK kapal penangkapan di Korea; PT. Kharisma Abadi Mandiri sebanyak 14 orang tenaga pengolahan, budidaya, dan ABK di Malaysia; PT. Samudera Sakti Sepakat sebanyak 5 orang ABK dan tenaga pengolahan ikan; PT. Anindo Perkasa  Abadi sebanyak 8 orang sebagai tenaga pengolahan dan teknisi mesin; PT. Fresh on Time Seafood sebanyak 11 orang sebagai tenaga pengolahan; PT. Arafura Marine Culture sebanyak 12 orang sebagai tenaga pengolahan dan budidaya; serta PT. Wahana Lestari Investama sebanyak 18 orang sebagai tenaga pengolahan dan budidaya. Sementara 10% sisanya melanjutkan pendidikan, berwirausaha, dan tengah menjalani proses rekrutmen kerja.

Jumlah tersebut merupakan lulusan dari Program Keahlian Nautika Perikanan Laut (NPL) sebanyak 23 orang, Teknika Perikanan Laut (TPL) sebanyak 32 orang, Teknologi Budidaya Perikanan (TBP) sebanyak 30 orang, dan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan sebanyak 32 orang, dengan persentase kelulusan sebesar 100%.

Acara wisuda SUPM Negeri Waiheru, Ambon-Maluku juga dihadiri Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Herman Khoeron, Gubernur Maluku Said Assagaf, para bupati se-Provinsi Maluku, dan para pejabat lainnya. (EM-Yus)

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Ambon