Connect with us

Fiksi

DAMAI BUKAN KOTAKU

Seperti hari-hari kemarin

saat ledakan meninabobo jiwa-jiwa tak berdosa

Hanya hitungan detik tangis pecah dan jalanan basah memerah

Besutan panah dan pedang menghilangkan nyawa

Semuanya tertata rapi di Nusa Ina

 

Ambon adalah Maluku yang kehilangan jati diri karena unjuk jago

Kota damai berubah rusuh menikam segala janji-janji lalu

Jazirah-jazirah di Maluku merebut tahta dengan asa memenggal agama.

 

Ketika Morela marah memuncak emosi Mamala, hilang, pupus tenggelam sudah tali saudara.

Ketika Luhu membara membawa Iha pada tekanan amarah

Hingga Latu Hualoi mensabotase doa menjadi dosa dan niat menjadi luka

 

Hahahaha…

Beta malu melihat katong katanya waras padahal gila

Mengapa katong begitu bangga membuat tangis anak ibu pecah menatap air darah

Apakah Ambon Kota damai?

 

Gong perdamaian semakin sunyi hanya sebagai pajangan kenangan tiri

 

Meskipun jutaan militer menjaga menghadang namun nyawa tetap melayang

Untuk apa ada TNI POLRI jika revolusi bunuh-membunuh masih merdeka di kota ini

Sulit sekali menerka isi hati ilahi

Karena lebih sadis hunusan pedang sesama katong

dibanding senjata zionis Izrael sang sekutu

Kita tidak diampun jika ampunan masih sebatas rencana

 

Saudaraku…

Pulangkan amarah dan emosimu

Hilangkan luka dukamu dengan doa dan nawaitu

Karena beta

Beta adalah pinang dan ale adalah sirih yang menyatu

pada tiap obat penyembuh luka diri.

 

 

Damai,10 Mei 2019

Asril Luhulima

 

Catatan:

  1. Tentang penyair: Asril Luhulima. Lahir di Asilulu. Jazirah Leihitu. Maluku. 19 Sepetember 1997. Sedang belajar di jurusan Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Negeri, Ambon.
  2. Ilustrasi dari: Travelistasia.com

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Fiksi

  • Kakoya

    Somba oo….Somba Upu oo….Somba oo….Somba Upu Latu oo…. Teruntuk semua kepalaSaat tifa-tifa tanda perang...

  • Lautan Dalam Kepala

    LAUTAN DALAM KEPALA Judul Buku             : Laut Dalam Penulis                      : Jiku Sore Penerbit                   :...

  • Ibu…Ibu…Ibu..!

    Belum lama ini, tetangga kecil saya membuat semua orang di sekitarnya menangis. Namanya, Rahmah....

  • Lewerani

    Di kakimu Kulihat anak-anak kecil riang berlarian mencari sepercik cahaya Entah akan datang dari...