Connect with us

Malteng

BNNP Maluku Sosialisai P4GN di Nusa Laut

Foto: Humas Malteng

Laporan:Ekspresi Maluku

NUSALAUT,EKSPRESIMALUKU.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku menyambangi masyarakat 7 Negeri di Pulau Nusa Laut, Maluku Tengah guna mengajak seluruh warga serta pelajar untuk berdama BNN Provinsi Maluku perangi Narkoba.

“ Provinsi Maluku pernah menempati peringkat ke tujuh daerah rawan peredaran narkoba di tahun 2015. Atas dasar itulah, BNN Maluku terus berupaya untuk melakukan pemberantasan narkoba serta menurunkan angka penyalahgunaan narkotika yang ada di daerah ini “, Jelas Kepala BNNP Maluku, Brigjen.Pol Rusno Prihardito di Negeri Abubu, Kecamatan Nusa Laut, Jumat, 27/04/2018.

Prihardito menuturkan, narkoba merupakan musuh negara dan sangat mengancam keselamatan jiwa manusia khususnya sangat mengancam generasi muda yang sangat memiliki kondisi labil. Sehingga mudah dipengaruhi oleh oknum yang ingin merusak generasi penerus bangsa ini.

Sementara itu, Pemerintah kabupaten Maluku Tengah yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Maluku Tengah, Marlatu L. Leleury mengapresiasi kegiatan BNNP Maluku yang memilih Nusa Laut sebagai tempat sosialisai anti narkoba.

“ Maluku memiliki letak geografis yang strategis dengan pulaunya yang terpisah dan dikelilingi laut, sangat rentan dimasuki oleh obat terlarang seperti narkoba “, Ungkapnya.

Selaku orang nomor dua di Maluku Tengah serta selaku anak negeri Abubu, leleury turut mendukung upaya pencegahan masuknya narkoba di tanah kelahirannya, Abubu, Nusa Laut

Sosialisai Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peradaran Gelap Narkoba (PMP4GN) yang digelar BNNP Maluku di Kecamatan Nusa Laut, diikuti masyarakat serta pelajar dengan antusias.

“ Masyarakat yang ada di Kecamatan Nusa Laut ini perlu mendapatkan informasi yang memadai tentang P4GN agar masyarakat lebih mengetahui dan memiliki kesadaran serta mampu menolak godaan narkoba. Dengannya, masyarakat Kecamatan Nusa Laut ini bebas dari pengaruh peredaran narkoba, terutama bagi para pelajar “, Harap Leleury.

Advertisement

Gempa terkini di Indonesia

More in Malteng